Siapakah Aku ?

Written By Admin 09 November 2010 - 18.20 WIB | 11 Komentar

Siapakah Aku ?

Diriku Adalah Dirimu Tapi Aku Bukanlah Engkau !

Yaa Tuhan… alangkah menakjubkan ketika aku hidup, aku tidak tahu dimana Kau berada. Padahal Kaulah yang ADA, tapi mengapa yang ADA menjadi TIDAK ADA, apakah yang ADA itu TIDAK ADA? Ataukah yang TIDAK ADA itu yang ADA? kalau begitu matikan aku biar aku tidak ada sehingga aku mengenal yang ada dan lebur kedalamnya .

Kalau begitu siapa hakikat aku ?

Yaa Alloh… aku tahu ketika aku jatuh, hancur itu karena diriku yang ada disana, dan ketika diriku tidak ada disana semua berubah kulihat tidak ada siapa siapa, dan ketika aku tidak bisa melihat apa-apa nyatalah hanya Engkau, Engkau sendiri. tidak ada siapa-siapa lagi. karena Engkaulah Alloh Tuhan yang tiada apapun selain Engkau.

Dan siapakah diriku ini? Yang pasti aku bukanlah Engkau, karena aku bukanlah apa apa dan bukan siapa-siapa.

Yaa Tuhan… ketika mata melihat dan telinga mendengar, hati merasakan semakin kulihat, kudengar dan kurasakan semakin buta, tuli dan pekak jiwa ini.

Yaa Salam.. Yaa Tuhanku.. kucoba kucari disana tak kutemukan kau disana, sehingga aku tersesat disana. semakin aku meronta, berusaha semakin jauh aku tersesat. jalanku buntu akhirnya aku diam, pasrah siap hancur, dan mati.

Dan ketika selimut mati kau selimutkan padaku. maka tiadalah aku. dan alangkah terkejutnya diriku karena nampak semuanya itu palsu, fatamorgana, tidak ada dan kosong belaka.

Yaa Alloh Tuhanku mengapa aku melihat ?

Mengapa aku mendengar dan merasakan sesuatu yang tidak ada dan kosong ?
Alangkah Agungnya Kau Tuhanku, ciptaan, makhluk-Mu dari yang tidak ada kau jadikan ada, menjadi aku buta tidak mengenalMu sama sekali. maka kembalikan aku dalam ketiadaan karena sesungguhnya aku tak kan pernah ada.
Yaa Alloh Tuhanku kalau begitu siapakah aku ini ? karena aku tidak pernah ada, dan aku bukan apa apa dan bukan siapa siapa.
Firman Alloh :

"Karena itu, ingatlah kepada-Ku, niscaya aku akan mengingatmu pula. Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku." (QS. Al-Baqarah 152)

Hebat dan mulya sekaliTuhan yang Maha Agung dan Maha Wujud mengingat hamba yang lemah dan tidak wujud.Hanya karena mengingat-Nya.
Maka Siapa yang bisa mengingat-Nya ?
Apakah yang tidak ada bisa mengingat yang ada ?

Apakah DIA mengingat DIA? tentu tiada keraguan lagi.
Mungkinkah yang TIDAK ADA bisa bersukur kepada yang MAHA ADA ? tentu tidak dan mustahil.


Maka DIALAH Yang Bersukur Pada DIA'

Didalam Az - Zumar 30 :

"Innaka Mayyitun Wa Innahum Mayyitun"

Sesungguhnya kau adalah mati dan kamu semua adalah mati.

Karena yang hidup dan yang ada hanya satu Alloh!

Didalam surat Al Anbiya' 21

Sekiranya ada di langit dan di bumi (jagad) tuhan-tuhan selain Allah, maka rusaklah jagad ini.

Karena mustahil ada dua yang wujud dan mustahil ada dua yang MAHA.

Firman Allah : "Kullu Syai In Haalikun Illaa Waj Hah"

"Segala sesuatu rusak hancur kecuali Alloh".

Karena semuanya adalah ciptaan dan tidak ada, hancur dan binasa.

Rasulullah SAW bersabda : "Alaa Kullu Syai In Maakholalloha Baatil."

"Camkanlah, bahwa segala sesuatu selain Allah itu palsu, kosong, tidak ada. Dan tiap nikmat kesenangan dunia pasti rusak lenyap".

Firman Allah surat Al Anfal 17 :

Dan bukanlah Kau yang melempar (ingat,syukur,ibadah,dll)tetapi Alloh lah yang melempar (ingat,sukur,ibadah.dll.)

Maka barang siapa yang lebur kedalamnya, maka Alloh berfirman :

"….maka mereka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (Al Furqon70)

Ya Alloh ,Ya Tuhan Kami…. Siapakah Kau ?

Apakah Kau ada didalam diriku ?

Sesuci inikah diri ini ?Apakah kau dihatiku ?

Apakah juga sesuci inikah hati ini ?

Kau yang suci adalah hanya sebuah nama. Perkenankanlah kami Ya Alloh untuk mengenal dibalik asma Agung itu.

Kusebut AsmaMu, kuingat asmaMu tapi aku tidak tahu siapakah diriMu, sehingga ku ucap ALLOHU AKBAR, ALLOHUSSOMAD, ALLOHU KHOLAQOSSAMAWAA TI WAL ARD tapi tetap aku tidak tahu.

Butakah diriku ini ? Kusebut asmaMu tapi lupa, ku ingat asmaMu tapi lupa, kusembah DIRIMU tapi aku tidak tahu.

Dimana Kau kucari ya Tuhanku ? yang tau Kau adalah Kau, yang ingat Kau adalah Kau,yangmelihat Kau adalah Kau. Semuanya ini ada digenggamanMu karena semuanya adalah IRODATMU.
Apa arti diri ini?
Diri ini tiada arti, tidak ada apa apa dan bukan siapa siapa.
Tapi mengapa harus ada? mengapa harus hidup ?
Dholim amat diri ini bila harus ada dan harus hidup. Lenyapkanlah Ya Alloh semuanya ini kembalikanlah kami kepangkuanMu agar aku tahu tentang diriMu.


Sebarkan:

11 comments :

  1. Artikel & postingan yg menarik,.. terima kasih, semoga bermanfaat u/ yg membacanya serta dpt membedakan antara ADA dan TIADA

    BalasHapus
  2. Dialah ebaik-baiknya tempat kembali..................

    BalasHapus
  3. sgt...baik u/pedoman hidup...




    salam knl....aja sob!,,

    BalasHapus
  4. aku
    adalah perpaduan..
    antara laki2 dan perempuan
    antara langit dan bumi
    antara ruh dan jasad
    antara baik dan buruk
    antara siang dan malam
    aku adalah hamba..

    BalasHapus
  5. di dlm driku ada tuhan,tp dlm tuhan tdk ada diriku krn aq hanyalah ciptaanya yg bakal musnah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayak ajaran budha, kosong adalah berisi, berisi adalah kosong...
      Mana amar makruf nahi munkarnya, apa cukup dalam hati...

      Hapus
    2. Kalau aku telaah,... bukan begitu bang.
      Bukan berarti tidak amar makruf nahi munkar tapi itu hanya ungkapan perasaan bahwa kita tidak ada apa-apanya sekaligus nasehat buat kita jangan merasa sudah beriman, sudah merasa sholat, sudah berasa beribadah, Padahal kepada Allah belum mengenanlnya.
      Hanya katanya dan katanya, kapan menurut abang sendiri..?
      Nasehat supaya kita tidak

      Hapus
  6. Itu adalah luapan perasaan sesorang yang sangat menderita hingga ingin mati saja karena tidak dapat mandang wajah penciptanya

    BalasHapus
  7. Aku makhluk bingung dengan keadaan yg ada, ada dan tiada aku tidaklah berpengruh padaMu, aku inginkanMu tapi pergi, aku buntut panjang dari angan2, jauh hilang dalam kenangan, pantaskah aku itu ada, adakanlah janji denganku, kumuat impianku dalam namaMu, berat juga janji itu tapi apalagi yg ada, hanya aku sekarang, kurang2ilah menghina jasad itu, ini ketetapanmu malah aku juga

    BalasHapus
  8. rasanya mengerti maksudnya, tapi cukup membingungkan... sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk ( dan teladan) Rasulullah Saw.
    Yang Ada hanya Allah, dan kita adalah ciptaan-Nya. kita ada sebagai makhluk, hanya sebagai makhluk. Jalani hidup sebagai makhluk: sbagai hamba Allah, sbagai khalifah...
    ingat, kita itu bukan bagian dari Allah, dn kita jga bkn Allah, kita itu "akibat dari perbuatan-Nya", yaitu ciptaan-Nya. karena kita ciptaan-Nya, maka kita tak terpisahkan dari-Nya, tapi, skali lgi, kita bukan bagian diri-Nya apalagi diri-Nya. kita ada, karena diciptakan Allah, dan keberadaan kita terbatas pada kategori makhluk, jika dibandingkan dengan-Nya dan ketika hanya melihat-Nya, jelas hanya Allah yg Ada... yg lain fana.
    Wa Allahu A'lam.

    BalasHapus